Love Your Work and Work Your Love!

pugarrestujulian.com

i.n.d.i.e my ass…

let me tell you a story:

Ada 3 orang pria yang baru berumah tangga bertemu tak sengaja di sebuah mall yang besar sekali. mari kita panggil mereka, A, B dan C.

Mereka semua bersama istri mereka

Mereka bertemu tak sengaja.
Mereka semua mempunyai band.

Yang pertama bertemu adalah si A dan si B.
Si A sedang melihat2x jaket.
Si B sedang melihat2x kemeja.
Lalu A dan B bertegur sapa. Mereka menikah mungkin jaraknya cuma sebulan.
Si B dulu sempat bekerja bareng dengan salah satu personil band si A.
Lalu datang si C.
Akhirnya mereka bertiga bertegur sapa.
Kemudian si C berucap,“wah anak indie semua nih kumpul…Ehh..lo bukan deh B! anak indie apaan lo?! Lo kan blablabla…”

Mungkin maksud si C itu cuma bercanda.
Tapi…diluar si B itu mau anak indie, atau anak indo, atau anak mami..ngapain juga ngomong gitu yah?
apakah indie itu harus eksklusif? apakah semua yang merasa dirinya indie keren? gak jugaaa aaaah….hehehe….

kalau masalah nyela2x sesuatu yang bukan indie, gue punya cerita lainnya..
ada si D.. kalo ngomongin musik mainstream, pasti disertai dengan sumpah serapah segala macem…tapi trus waktu gue pindah kerja, dia trus bilang,“eh kalo ada lowongan di kantor lo..kasih tau yah!”

indie my aaassss!!!!
eat your indie meeeeen! 😛

i had enough with indie indie and indie….!!!

i prefer call thedyingsirens as D.I.O. hihihi

auuu aaaahhh….

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.