Category Archives: 2016

It’s Been A While

photo by @mistwiggie

Dah lama banget gak nulis di sini dan tau-tau dah di penghujung 2020 aja. 2020 tahun yang…gimana yah… challenging kali yah hahaha…

Dari 2019 belajar ikhlas, makin ke sini makin tambah belajar ikhlas dan mensyukuri apa yang dah didapat dan dipunya.

Trus, ketika lagi down atau suntuk, ke mana lagi pelariannya selain ke musik? hahaha

Ada banyak yang sudah gue buat sejak Pandemi, video collab ngecover lagu-lagu musisi kesukaan sampai bikin trio ajaib bernama Off/Lost bersama Unggul Kardjono dan Libby Davitri. Dan belum lama ini giat rilis lagu sendiri di Digital Streaming Platform di bawah nama Pugar Restu Julian. Merilis lagu sendiri ini pun mengajak kolaborasi teman-teman juga. Seru rasanya pada mau ikutan mengisi di lagu-lagu gue. Lumayan juga ada yang masuk playlist Spotify (walau katanya itu bukanlah segalanya hahaha).

Yang mau tau kegiatan gue selama Pandemi ini bisa liat di sini yah.

So what’s next?

Tungguin aja di 2021 yah! \m/

Garpu Terus Jualin x Gulung Djorkano

Pugar Restu Julian & Unggul Kardjono

Mempersembahkan:

“Garpu Terus Jualin x Gulung Djorkano

Puisi, Jazz & Segala Kekacauan Itu.”

GTJXGD artwork hires.jpgPugar Restu Julian (Uga), penggiat proyek kolektif musik thedyingsirens dan trio Orkestri berteman sudah cukup lama dengan Unggul Kardjono, pendiri benmales. Dulu mereka berkenalan sewaktu Uga menjadi additional drummer Zeke and the PoPo (ZATPP) di mana Unggul membantu visual panggungnya.

Dimulai dari suka nongkrong bareng dan bertukar pikiran tentang mainan, budaya, musik dan kehidupan, di pertengahan 2018 kemarin akhirnya tercetus untuk merilis split album. Dengan pengaruh musik yang berbeda, tapi itu yang membuat mereka berdua bersemangat sekali untuk menuntaskan proyek album ini.

Dari yang awalnya masing-masing akan menyumbang 3 lagu, akhirnya di awal Januari 2019 terkumpul total ada 10 lagu dengan menganut sistem produksi secara SKS (Sistem Kebut Semalam).

Pugar Restu Julian & Unggul Kardjono

Pugar Restu Julian & Unggul Kardjono.jpgGarpu Terus Jualin dan Gulung Djorkano sendiri adalah anagram dari nama mereka berdua yang biasanya dipakai ketika mereka berkarya sendirian. Album “Garpu Terus Jualin x Gulung Djorkano Puisi, Jazz & Segala Kekacauan Itu” dibuka dengan 5 musikalisasi puisi karya Uga. Ada yang bercerita tentang kehilangan panutan (Chris Cornell), kegagalan meraih barang seharga 12 ribu di sebuah aplikasi belanja online (12 Ribu), dan lagu lainnya tentang kehidupan personal. Setelah itu dilanjutkan oleh 5 track instrumental karya Unggul Kardjono yang bermain di ranah “free jazz”. Dibuka oleh “Dibangunin Bangunan” bercerita tentang tidur siang yang terganggu oleh suara pembangunan rumah tetangga, dan ditutup oleh lagu yang berkisah tentang keribetan mencoba memperbaiki radio antiknya berjudul “Rahasia Radio” yang sarat dengan nuansa progresif jazz. Rencananya setelah ini Unggul akan merilis juga full album di tahun 2019 ini dan Uga akan merilis single dan album baru bersama thedyingsirens.

Album “Garpu Terus Jualin x Gulung Djorkano Puisi, Jazz & Segala Kekacauan Itu”  dirilis terlebih dulu di ranah digital di hari Jumat 18 Januari 2019. Dasar pemilihan perilisan di hari dan tanggal itu karena menurut Primbon Jumat Pon itu baik untuk rezeki dan tentunya kita berharap semoga album ini bisa membawa rezeki bagi pembuatnya dan membawa hikmah untuk pendengarnya.

Follow @pugarrestu dan @unggulkardjono di instagram untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan pribadi mereka.

https://open.spotify.com/embed/album/1enFfuMYWtInkJSdHslVpE