Why?
Karena, walaupun dalam keadaan sakit kolesterol naik tinggi ban666ed yang mengakibatkan pusing lemes keliyengan sampai hari ini, tapi gue seneng karena ada beberapa tahapan yang berhasil gue capai, khususnya buat “a collective musical project named thedyingsirens”, my baby since 2002.
Sudah ada sedikit jalan terbuka untuk thedyingsirens sehingga bisa melakukan sebuah revolusi di dalam tahapan bermusiknya. (eh bahasa gue njelimet gak sih?). Dan semoga jalannya terbuka makin luas. Plus rekaman di album terbaru ini mendapat “suntikan darah segar” dari teman-teman baru. Kalau di album sebelumnya kebanyakan recording sendiri (selebihnya diisi oleh Anda Perdana, Mian Meuthia dan Ramondo Gascaro), kali ini gue cuma ngisi drums, gitar akustik, vokals, tambourine dan djembe (yah masih lumayan banyak juga sih). gitar elektrik dan bass gak ngisi sama sekali. Well…bass ngisi sih…cuma akhirnya diisi ulang oleh Pronky Karamoy, bassist beneran yang juga ngemix lagu2x terbaru di album ini. Selebihnya gitar diisi oleh Dhendy Mawardi, Branandi W Madya K, Gabriel Mayo (ngisi perkusi juga mukul-mukul aqua galon dan vokal) dan Anindya Padmi yang ikutan ngisi akustik gitar. Plus Olivia Imelda dan Stephanie Eka yang bantuin di seksi vokal.
So you want to know evolusi musik thedyingsirens?
Tunggu yah sebentar lagi akan dirilis albumnya! 🙂

Leave a comment