“Sejujurnya kami pun lupa bahwa di utopia bernama IKEA ini kami diharapkan mengembalikan peralatan makan kotor di tempat yang telah disediakan, kebiasaan yang jauh lebih inggil daripada kebiasaan di luar sana. Ini kemudian kembali memunculkan pertanyaan, apakah si penulis dengan naif berpikir bahwa semua orang yang melangkahkan kaki ke dalam IKEA Indonesia pasti sudah pernah ke IKEA di luar Indonesia sebelumnya dan pasti paham dengan keberadaban IKEA? Bukankah ini berarti si penulis sama ignorant-nya, jika tidak lebih buruk, dari orang-orang yang dia kritik tersebut?”

☝nah bener ini!

Bacaan yg menarik!😊

http://popteori.wordpress.com/2014/12/23/ikea-craze-inladerisme/

*masih nunggu review album thedyingsirens di pop teori 😆

View on Path

1 thought on “

  1. Tak hanya di Ikea mas. Satu yang belum lama ini saya pertanyakan di path saya. “Kenapa orang Indonesia tidak merapikan sendiri bekas makanannya kalau di fastfood. Beda dengan orang bule.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.