#145 Kritik #365Tulisan2011

Dapet email dari ibu mertua, tentang kritik…semua bisa berguna untuk kita semua….kalau ada ygngeritik…ketawa aja…kan geli…#eh

Salah Satu Kritik Favorite Saya

Bagus nich untuk masukan >>>>
WB

Mengutip tulisan dr Anne Ahira (Asian Brain Newsletter – Think Succeed!
), semoga brmanfaat utk mba2 n mas2 sekalian ^^ saya ingin berbagi tips tentang
bagaimana caranya menyikapi kritikan yang datang kepada diri kita!
Selamat membaca…
Semoga bermanfaat! 🙂

“Anda tidak berhak dipuji kalau tidakbisa menerima kritikan.”                   — Halle Berry, 2005
Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan
Halle Berry, artis peraih Oscar melalui
film James Bond 
‘Die Another Day’ di
tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie
Award

Kritik memiliki banyak bentuk…
Kritik bisa berupa nasehat, obrolan,
sindiran, guyonan, hingga cacian pedas.
Wajar saja jika setiap orang tidak suka
akan kritik.
Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan
jika kita berlaku dan tampil sempurna, memuaskan semua orang dan mendapatkan pujian.
Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa
kita bisa aman dari kritik? Tokh kita
hanyalah manusia dengan segala
keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia ini lebih banyak orang yang suka
mengkritik, daripada dikritik. 🙂

Kalau anda suka sepak bola, pasti
sering mengamati para komentator dalam mengeluarkan pernyataan pedasnya.
Padahal belum tentu kepandaian mereka dalam mengkritik orang lain sebanding dengan kemampuannya jika disuruh memainkan bola sendiri di lapangan. 😉
Belum lagi para pakar dan pengamat
politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka
ramai-ramai berkomentar kepada publik,
seolah pernyataan merekalah yang paling
benar. 🙂
Namun bukan itu permasalahannya!
Pertanyaannya sekarang adalah…
seandainya kita mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa
yang harus kita lakukan?
Jawabannya adalah…
=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya kue kegemaran kita!
Mungkinkah? Mengapa tidak! 🙂

Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.

Berikut tips untuk saat menghadapi
kritik:
1. Ubah Paradigma kita Terhadap Kritik yg datang, tidak sedikit orang yang jatuh
hanya gara-gara kritik, meski tidak
semua kritik itu benar dan perlu
ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan
besar yang harus mengirimkan berbagai
survey untuk mengetahui kelemahannya.
Bayangkan jika kita harus melakukan
hal yang sama, mengeluarkan banyak uang
hanya untuk mengetahui kekurangan
Kita! LoL. 🙂
Kritik merupakan kesempatan untuk
koreksi diri. Tentu saja akan
menyenangkan jika mengetahui secara
langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti
dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritikTidak ada salahnya mencari tahu detil
kritik yang disampaikan. Kita bisa
belajar dari mereka dan melakukan
koreksi terhadap diri kita. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.
Jika perlu, justru carilah orang yang
mau memberikan kritik sekaligus saran kepada kita. Tokh kita tidak akan
menjadi rendah dengan hal itu.
Justru sebaliknya, pendapat orang bisa
jadi membuka persepsi, wawasan, maupun
paradigma baru yang mendukung goal kita
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!Tanggapi kritik dengan bijak. Kita
tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh
menyampaikan pendapat adalah hak semua
orang.
Nikmatilah apapun yang mereka
sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema’afkan seseorang.
Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan anda kelak.
Jangan pernah anda balas kritik dengan
kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga 
pikiran. Tidak ada gunanya…
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
Ini semua bisa melatih mental kita agar
bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.
Singkatnya, kita memang hanya layak
dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus
keberanian anda untuk menikmati kritik layaknya menikmati kue kesukaan kita.
Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.
So, jangan pernah bosan untuk memburu
kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
lapang dada! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.